PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE IKUTI RAPAT VIRTUAL DENGAN PEMERINTAH ACEH

Kategori : Pemerintahan Sabtu, 06 Juni 2020

simeuluekab ||


Sinabang. Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH., S.Ag., M.I.Kom bersama Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati dan unsur forkopimda menghadiri acara rapat virtual di gedung serbaguna hari ini, Rabu (15/4).

Video conferensi atau rapat virtual antara pemerintah provinsi dan dan seluruh jajaran pemerintah kabupaten / kota se - Aceh membahas terkait dengan pencegahan dan penanganan penyebaran virus Covid-19 di wilayah Provinsi Aceh.

Dalam kesempatan itu Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, ST., MT., Mengatakan, kepada seluruh kepala daerah agar dapat terus mensosialisasikan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di seluruh pelosok wilayah Aceh.

Selain itu gubernur Nova menekankan, himbauan dan sosialisasi bahkan lebih mengarah kepada penegakkan hukum sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku perlu dilakukan oleh setiap daerah kepada seluruh masyarakat kita untuk tidak meneruskan atau menyebarkan berita hoax terkait wabah virus Corona ini.

Pemantauan pasar, tempat-tempat keramaian dan tempat berkumpulnya masyarakat juga terus dilakukan, hal ini dilaksanakan untuk memutuskan penyebaran virus Covid-19 ini dengan konsep sosial distance, jelasnya.

 

Sementara itu Bupati Simeulue H. Erli Hasim, SH, S.Ag., M.I.Kom memaparkan terkait dengan pencegahan penyebaran wabah virus Corona ini, Pemerintah Daerah dan seluruh satuan tugas yang di bentuk beberapa waktu lalu terus melakukan penyuluhan di seluruh wilayah Kabupaten Simeulue dari tingkat Kecamatan hingga ke pelosok desa.

Lebih lanjut Bupati Erli memaparkan, kepada seluruh lapisan masyarakat diminta agar dapat melakukan kegiatan sesuai dengan apa yang telah dianjurkan pemerintah, menghindari dari kegiatan yang sifatnya dapat mengundang banyak orang.

 

Sejumlah Alat pelindung diri (APD) yang telah di berikan oleh Satgas Aceh dan yang tersedia dari pemerintah daerah Kabupaten Simeulue telah disalurkan kepada seluruh Puskesmas dan RSUD Simeulue sebagai tempat isolasi akhir bagi yang terindikasi.

Bupati melaporkan, hingga 14 April kemarin, Kabupaten Simeulue sudah ada 5181 orang traveler, dan ini terus dilakukan pemantauan, kepada para masyarakat yang baru tiba tersebut diminta untuk dapat melakukan isolasi mandiri.

 

Disamping pelaksanaan sosialisasi, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Simeulue sedang mempersiapkan untuk menyalurkan bantuan sembako yang telah dipersiapkan kurang lebih 19.175 paket, yang bersumber dari APBA 1.571 paket, dari Baitul mal kabupaten Simeulue sejumlah 2.580 paket, dari PKH sebanyak 4.689 paket dan dari APBK telah menyiapkan kurang lebih 10.335 paket, Insya Allah akan diserahkan pada tanggal 20 April mendatang, ujar Bupati.

Bupati menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan koordinasi dengan para camat, untuk bisa memberikan instruksi kepada seluruh desa agar dapat memanfaatkan dana desa berdasarkan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai antisipasi kekuatan sembako selama tiga bulan kedepan.

Mengakhiri laporannya Bupati mengatakan, untuk saat ini Kabupaten Simeulue masih berada di zona aman dan belum ditemukannya kasus yang terjangkit virus Corona ini, sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19 ke Kabupaten Simeulue, satgas terus berupaya untuk mensterilkan dua pelabuhan yang ada, yaitu pelabuhan laut dan pelabuhan udara, sebagai tempat karantina bagi ODP, telah disediakan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang bisa menampung hingga 1.000 orang, tutupnya.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32