Wabup Simeulue Hadiri Acara Pendidikan Kader Ulama Se-Kabupaten Simeulue

Kategori : Religi Selasa, 26 Juni 2018

simeuluekab.go.id || Simeulue

Sinabang - 26 Juni 2018
Wakil Bupati Simeulue Hj. Afridawati yang didampingi Kabag Humas menghadiri acara pendidikan kader ulama Se Kabupaten Simeulue tepatnya di Graha D'fit,

Kegiatan yang akan berlangsung selama 20 hari ini diikuti oleh Calon Ulama generasi muda yang tersebar diseluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Simeulue sebanyak 22 orang.

Kegiatan yang digelar oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Simeulue, menghadirkan narasumber dari Sekretariat MPU Aceh Dr. Syukri M. Yusuf, MA.

Mewakili MPU Aceh, Dr. Syukri M. Yusuf, MA dalam laporannya mengatakan, Para Ulama memiliki tanggung jawab yang besar dan kewajiban layaknya tugas para Rasul dalam menyampaikan risalah mulia Agama, dan mengimplementasikan nilai-nilai mulia itu dalam kehidupan nyata, ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, tujuan dari pelaksanaan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kader ulama dalam menggali dan memahami ajaran Islam dari sumbernya yang asli, meningkatkan pemahaman, pendalaman dan pengkajian dalam berbagai ilmu pengetahuan baik Fiqh Muqaaran, Usul Fiqh dan lainnya.

Dr. Syukri juga mengharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini akan lahir para ulama muda dan Da'i yang mumpuni, mempunyai wawasan keislaman yang luas yang tersebar diseluruh pelosok Aceh, ujarnya.

Sementara itu wakil Bupati Simeulue dalam arahannya mengatakan, Program pendidikan kader ulama yang dilaksanakan oleh MPU Kabupaten Simeulue ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya, terutama dalam rangka melahirkan kader-kader ulama yang handal, ucapnya.

Lebih lanjut Afridawati mengatakan, pendidikan kader ini juga untuk menjawab berbagai persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, terutama minimnya tenaga ulama yang mampu menjadi pelaksana khusus bidang keislaman. Bahkan hari ini sulitnya kita temui dan nyaris tidak adanya yang mampu melaksanakan penyelenggaran fardhu kifayah di Desa-desa tertentu, sehingga harus memanggil dari Desa lain, lanjutnya.

Kemudian ketika melaksanakan perayaan hari-hari besar Islam, yang menjadi khatib dan imam hanya berputar pada ulama ulama yang sama, hal ini menunjukan generasi penerus masih sangat minim pengkaderannya, tuturnya.

Mengakhiri sambutannya Wabup Afridawati berharap, kiranya dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara baik, sungguh-sungguh dan serius, agar nanti setelah kegiatan usai akan memperoleh tambahan pengetahuan yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri dan masyarakat secara luas, tutupnya.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32