Koperasi Teupah Jaya Launching Perahu Fiber

Kategori : Pembangunan Daerah & Transportasi Selasa, 15 Mei 2018

simeuluekab.go.id || Simeulue

Sinabang - Bupati Simeulue Erli Hasim, SH, S,Ag, M.I.Kom bersama unsur Muspida kabupaten Simeulue menghadiri launching perahu fiber Produksi Koperasi Teupah Jaya kecamatan Teupah Selatan, Selasa 15/5/2018.

Launching yang berlangsung di desa labuhan jaya kecamatan Teupah Selatan turut dihadiri Joko Rudationo, MM selaku tenaga ahli LPMUKP kementrian kelautan dan perikanan RI, Para SKPK dan para Camat.

Andi Efendi selaku Ketua koperasi Teupah Jaya dalam laporannya mengatakan, produksi perahu fiber yang saat ini sedang berjalan terkendala penjualannya dikarenakan harga masih tergolong tinggi, sementara minat nelayan yang ingin memiliki perahu tersebut tergolong nelayan yang ekonominya tergolong menengah kebawah.

Sementara kualitas dari perahu fiber tersebut bisa bertahan hingga puluhan tahun, jika di bandingkan dengan perahu kayu yang saat ini bahan bakunya sangat sulit untuk didapatkan, daya tahan perahu kayu itu hanya bisa bertahan 3-5 tahun, ucapnya.

Lebih lanjut Andi Efendi mengatakan saat ini produksi perahu fiber yang ada di kabupaten Simeulue lebih dari dari 70 produksi, namun yang aktif tidak lebih dari 30 produksi.

Dalam laporannya Ketua koperasi Teupah Jaya itu meminta kepada Bupati Simeulue untuk memberikan solusi terkait harga jual perahu fiber yang selama ini diminta hampir seluruh lapisan masyarakat nelayan uang berekonomi menengah ke bawah.

Sementara itu Joko Rudationo, MM dalam sambutannya mengatakan, target kegiatan LPMUKP kementrian kelautan dan perikanan tahun ini 75 persen dari alokasi dana kelola yang kami terima tahun ini harus tersalurkan.

Joko Rudationo meminta kepada Bupati Simeulue dan jajaran agar dapat membantu dengan menyiapkan UMKM maupun koperasi yang layak untuk dibiayai nantinya.

Lebih lanjut beliau mengatakan, ada tiga skema yang bisa dilayani oleh LPUMKP yaitu, Akses pembiayaan UMKM langsung, Lembaga keuangan mikro, dan Lembaga keuangan non perbankan. Dari tiga skema pembiayaan yang telah kami rancang untuk mvangkitkan ekonomi masyarakat di sektor perikanan dan kelautan, ada empat jenis usaha yang bisa dibiayai, yaitu usaha penangkapan, usaha budidaya ikan, usaha pengolahan garam khususnya yang dikelolah oleh masyarakat UMKM, dan yang terakhir usaha yang mendukung pada sektor perikanan.

Sementara itu Bupati Simeulue Erli Hasim, SH, S.Ag, M.I.Kom mengawali sambutannya mengatakan, kita merasa bangga dengan koperasi Teupah Jaya, dengan sebuah karya nyata yang dilakukan hari ini menjadi sebuah catatan sejarah baru bagaimana koperasi di Indonesia pada umumnya dan di kabupaten Simeulue khususnya, akan kembali tumbuh dan berkembang yang kemudian menjadi percepatan koperasi yang bisa di unggulkan dan kemudian menjadi inspirasi dalam percepatan ekonomi masyarakat, ucapnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, dari 76 koperasi yang ada namun yang masih nampak 33 koperasi selebihnya koperasi hidup segan mati tak mau.

Sebelum menuju Kecamatan Teupah Selatan Bupati sengaja mengajak rombongan untuk melihat lokasi TPI di Desa Lugu, dengan harapan saat kembali ke Simeulue nanti Pak Joko dan Tim dapat membawa nuansa baru terkait apa bisa dilakukan untuk laut Simeulue, ucapnya.

Melalui pak Joko Rudationo Bupati berpesan kepada Menteri KKP untuk menceritakan kampung halamannya, dengan periode kepemimpinannya Bupati sangat berharap ada sesuatu yang sangat fundamental yang dilakukan kementrian kelautan dan perikanan, terkait TPI Lugu Bupati mengatakan tidak masalah jika dikelolah oleh pemerintah pusat, maka dari itu Bupati berharap kepada kadis KKP Simeulue segera melakukan Mou dan kontrak sehingga bisa lakukan percepatan pembangunan baik infrastruktur maupun dari segi pelaksanaan operasionalnya.

Mengakhiri sambutannya Bupati mengatakan, melalui launching perahu fiber yang diproduksi oleh koperasi Teupah Jaya ini akan menambah semangat percepatan sistem ekonomi para nelayan kita, sekaligus bagaimana kita mengelolah potensi sumber daya kelautan yang kita miliki saat ini.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32