Bupati Simeulue Buka Pelatihan MBS 2017

Kategori : Sosial & Kesehatan Selasa, 07 November 2017

simeuluekab.go.id | SINABANG.

Bupati Simeulue Erli Hasim. SH, S.Ag, M.I.Kom didampingi Kepala Kantor Kemenag, Sekretaris Dinas Pendidikan Simeulue, dan Asisten I Bidang Tata Pemerintahan dan Kesra, hadiri Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang bertemakan " Kita Tingkatkan Peran Kepala Sekolah Dalam Pemberdayaan Pendidikan" pada hari selasa 7 november 2017.

Acara yang berlangsung sekira pukul 16:00 di auditorium wisma Harti tersebut dihadiri seluruh camat dalam wilayah kabupaten Simeulue, seluruh kepala sekolah SD, SLTP sederajat, sejumlah kurang lebih 100 orang. 

Majelis Pendidikan Daerah, selaku pelaksana kegiatan mengundang Nara sumber dari Provinsi Bapak Dr. Gunawan perwakilan dari MPD Aceh. Syakirman, SH selaku ketua panitia menuturkan secara rinci tentang kegiatan dimaksud, mulai dari rencana kegiatan yang seharusnya berlangsung sejak tanggal 6/11/2017 kemarin, namun lagi-lagi karena faktor cuaca yang kurang bersahabat sehingga narasumber yang diundang harus menunda keberangkatannya dari bandara Kuala namu Medan, sehingga kegiatan baru terlaksananya hari ini, ungkapnya.

Syakirman. SH, yang juga merupakan wakil ketua II MPD kabupaten Simeulue melanjutkan, bahwa kegiatan MBS ini berlangsung selama dua hari, terhitung sejak hati ini. 

Sementara itu ketua MPD Simeulue Hasli Adami dalam sambutannya mengatakan bahwa, Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Simeulue sebagai Lembaga yang memberikan pertimbangan atau pendapat kepada Pemerintah Daerah melalui kegiatan mengawasi, menilai, mengevaluasi, memberikan dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Daerah dibidang pendidikan.  

Bupati Simeulue Erli Hasim. SH, S.Ag, M.I.Kom dalam mengawali sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tamu kami yang terhormat, Bapak Dr. Gunawan, Perwakilan dari MPD Propinsi Aceh.

Semoga momen yang berbahagia pada kesempatan yang baik ini dapat kita gunakan untuk bersama-sama saling sharing mengenai hasil dan rencana kerja kita dalam upaya untuk membawa Simeulue menuju era Sejahtera, terutama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Simeuiue yang tercinta ini, lanjutnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, manajemen Berbasis Sekolah atau disingkat MBS ini adalah model pengelolaan yang memberikan kewenangan kepada pihak sekolah, dan lembaga pendidikan untuk lebih fleksibel agar dapat berpartisipasi secara langsung dan penuh dalam mengambil keputusan. Secara singkat MBS ini adalah sebuah program kemandirian bagi sekolah, dalam hal mengatur dan mengurus dirinya masing-masing terutama kemandirinan dalam program pendanaan dan pengelolaan dana sekolah. 

Bupati Simeulue juga menambahkan bahwa, sejatinya Program MBS selain memberikan kewenangan dan manfaat yang besar, juga harus disertai dengan sejumlah kemampuan. Diantaranya kemampuan dalam mengambil keputusan, kemampuan dalam menjalankan demokrasi internal, kemampuan mengelola sumber daya, kemampuan adaptif dan antisipasif serta kemampuan bersinergi dan berkolaborasi.

Secara khusus Bupati Simeulue menghimbau, kepada Kepala SKPK terkait dan para Kepala Sekolah agar dapat dengan serius dan bersungguhsungguh untuk mengikuti pelatihan ini, agar benar-benar memahami dan mengerti serta dapat dengan mudah mengaplikasikannya ketika program ini dijalankan.

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati Simeulue mengatakan bahwa, tahap awal akan ada minimal 10 orang anak yatim yang berpretasi yang akan disekolahkan dari Baitul Mal kabupaten. " Saya sudah pesankan melalui Bagian Kesra agar dapat melakukan penyeleksian anak-anak yatim yang berpretasi sebanyak 10 orang, setiap kecamatan 1 orang, untuk kita sekolahkan dengan biaya yang sudah kita siapkan dari Baitul Mal, karena disitu ada senif fisabilillah yang bisa digunakan, dengan harapan agar anak-anak yatim kita Yang berprestasi dapat menjadi sesuatu yang kita banggakan". Ucapnya.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32