Pelatihan Penyakit Dekompresi (Air Kram) Bagi Nelayan Selam

Kategori : Sosial & Kesehatan Senin, 05 September 2016

simeuluekab.go.id | SINABANG (05-09-2016).

Tingginya kasus penyakit dekompresi (air kram) terhadap nelayan selam di Simeulue selama di bawah tahun 2014 menjadi sebuah tantangan bagi Pemerintah Kab. Simeulue terutama bagi Dinas Kesehatan Kab. Simeulue, tercatat sebelum tahun 2014 dinyatakan terdapat 8 kasus air kram menurut survey yang di dapat dari Dinas Kesehatan Kab. Simeulue.

Melalui Dinas Kab. Simeulue, akhirnya untuk pertama kali diadakan pelatihan penyakit dekompresi (air kram) bagi nelayan selam pada tahun 2014, dan sejak pelatihan ini diadakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Simeulue ternyata membawa dampak positif bagi nelayan selam di Simeulue, terbukti dengan menurunnya kasus air kram yang sebelumnya ada 8 kasus menjadi 1 kasus.

Untuk tahun ini (2016) Dinas Kesehatan Kab. Simeulue kembali membuka pelatihan penyakit dekompresi (air kram) bagi para Nelayan Selam di Simeulue yang berlangsung selama 2 hari di Aula Dinas Kesehatan Kab. Simeulue yang dimulai pada tanggal 05 s/d 06 September 2016. Pelatihan ini dibagi menjadi 2 gelombang yakni, gelombang pertama pada tanggal 05 September 2016 yang diikuti oleh 60 peserta dari 5 kecamatan, dan gelombang kedua pada 06 September 2016 yang diikuti 60 peserta nelayan selam dari 5 kecamtan di Kab. Simeulue.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Simeulue (dr. Armidin) mengharapakan kepada seluruh peserta yakni nelayan selam, selama mengikuti pelatihan penyakit dekompresi (air kram) ini diharapkan agar dapat mensosialisasikan ilmu yang didapat bagi kelompok selamnya dan dapat mentransfer lebih luas lagi ilmu yang didapat kepada nelayan selam lainnya, dan tentunya bermanfaat bagi para nelayan selam itu sendiri dalam upaya mencegah terjadinya penyakit dekompresi atau air kram.

Foto : Armidin (Dinas Kesehatan Kab. Simeulue).

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32