BumDes tingkatkan ekonomi masyarakat

Kategori : Pembangunan Daerah & Transportasi Minggu, 21 Agustus 2016

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) TINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PERDESAAN

  

Kecamatan Teupah Tengah bersama dengan pendamping desa lakukan sosialisasi peraturan mentri desa no. 4 tahun 2015 tentang pembentukan dan pembubaran Badan Usaha Milik Desa, Jumat, 19/08/16, yang diikuti oleh seluruh aparat desa, BPD, tokoh masyarat, perempuan, pemuda dan pengurus BUM Desa yang telah terbentuk pada tahun 2013 lalu atas dukungan program PNPM BKPG. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan di 12 desa dalam wilayah Kecamatan Teuoah Tengah, yang bertujuan untuk mengindentifikasi perkembangan BUM Desa dan pengurus serta upaya pengembangan BUM Desa kedepan.(

Dalam musyawarah desa tersebut Jurmansyah Kasie PMD mewakili camat Teupah Tengah, menyampaikan agar pemerintah desa dapat mengelola dana desa sesuai dengan regulasi yang ada, dan memastikan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas, selain pembangunan dan program pemberdayaan lainnya yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa. 

 

Herman Hidayat, SH pendamping desa menambahkan desa wajib mengembangkan dan memajukan BUM Desa, apa lagi saat ini BUM Desa sudah memiliki modal awal tinggal di kembangkan. dan pengelolaan BUM Desa harus di atur dalam Qanun desa, yang memuat tentang aturan main baik modal, pengurus, dan pertanggungjawab. sehingga BUM desa kedepan dapat menjadi motor peningkatan ekonomi masyarakat dalam musyawarah tersebut disepakati jenis usaha yang akan di kembangkan yaitu usaha pertanian, peternakan, perkebunan, ekonomi kecil dan menengah, simpan pinjam. 

 

Kepala Desa Labuan mengungkapkan saat ini usaha yang dijalankan BUM Desa berupa usaha simpan pinjam yang telah di salur kan ke masyarakat sebesar Rp. 37 juta. selain itu ternak kerbau 9 ekor. Lebih lanjut Darmin menyampaikan untuk mengembangkan BUM Des pemerintah Labuan telah sepakat menyertakan modal berupa aset desa yang telah dipisahkan berupa 6 unit hand traktor, 3 unit tresier, traktat dan pelaminan, untuk dikelola BUM Desa. hasil dari keuntungan BUM Desa akan dibagi kepada pengurus BUM Desa, penambahan modal BUM Desa, pendapatan asli desa (PAD), dan dana sosial yang persentase diatur dalam qanun desa 

 

"kami berharap pengurus BUM Desa dapat menjalankan usaha yang ada secara baik dan terbuka, sehingga bisa membantu masyarakat dan menciptakan PAD desa", ujar Darmin.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32