Objek Wisata Simeulue yang Terabaikan

Kategori : Seni Budaya & Pariwisata Rabu, 11 November 2015

Sinabang, Pulau Simeulue menyimpan sejumlah objek wisata bahari yang eksotis. Namun sayangnya, ada satu objek wisata di pantai Ujung Babang yang terabaikan.

Padahal pantai ini pernah dijadikan lokasi wisata unggulan di Simeulue. Karena terdapat paronama bak lukisan alam. Luas ditaksir 6 hektar. Sebelumnya telah disediakan sejumlah fasilitas, seperti kantin,  tempat ibadah, kamar mandi, kamar ganti pakaian, serta sejumlah pondok kecil untuk tempat beristirahat.

Sayangnya, kondisi itu tanpa terurus, sehingga sejumlah fasilitas yang sudah dibangun sejak tahun 2010 lalu rusak. Hanya semak-semak belukar dan pohon beringin berdiameter 100 cm tumbuh subur, sehingga terkesan angker.

Kondisi jalan, jembatan menuju objek wisata Ujung Babang serba darurat. Sehingga  harus ekstra hati-hati. Dulunya dapat dilalui kenderaan roda empat, kini hanya dapat dilalui kenderaan roda dua. Tidak hanya itu, saat melintasi badan jalan seluas 7 meter, persis seperti memasuki terowongan. Ini disebabkan pohon liar dan semak belukar yang tumbuh dari kedua sisi badan jalan.

"Dulu saya kemari tidak seperti ini, sudah parah kali ya, hanya bisa lewat orang jalan kaki dan kenderaan roda dua, panati Ujung Babang ini, dulunya menjadi favorit untuk piknik,” kata Eka Satria, warga asal Kecamatan Simeulue Timur, Minggu (8/11).

Eka Satria mengaku terakhir mengunjungi lokasi itu akhir tahun 2013 kodisi sama seperti sekarang. Saat tiba di lokasi, setelah menyaksikan pohon beringin terkesan angker dan menakutkan.

Padahal pantai Ujung Babang, selain menawarkan hamparan terumbu karang. Daerah ini juga satu-satunya pintu masuk dan persinggahan setiap trnasportasi laut di Teluk Sinabang sejak zaman revolusi.

Ada pemandangan menakjubkan saat memandang lepas ke arah laut. Ada beberapa pulau yang berjejeran, termasuk teluk kecil, dengan air laut warna biru yang dapat melihat langsung batu karang.

"Kebahagian kita di sini, dengan nuansa pemandangannya, tak perlu diragukan lagi, tapi hari ini sangat menakutkan, ada pohon beringin itu yang biasanya ada mahluk halusnya, apabila tidak terawat, saya yakin ada penghuninya pohon itu,” ulas Eka Satria.

Daya tarik lainnya, pada sisi barat pantai Ujung Babang. Disana ditemukan bekas bangunan militer masa revolusi milik penjajah, yakni satu unit bunker Jepang dan satu unit sumur beton dengan diameter sekitar tiga  meter dan tinggi lebih dari dua meter.[ (Admin).

 

Sumber : http://habadaily.com/

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32